How’s our Islamic New Year in Palembang ?


Dari Waktu ke waktu, dari hari ke hari, dari bulan ke bulan, hingga bulan pun berganti tahun. Tepatnya hari selasa 13 November 2012, sebagian besar masyarakat Palembang merayakan Tahun Baru Islam yaitu 1 Muharram 1434 H. Salah satunya adalah

Tabligh akbar yang diadakan oleh Bpk.H.Alex  Noerdin di Griya Agung Palembang. Acara ini dihadiri oleh beberapa instansi pemerintah, dan juga siswa/siswi tingkat SMP,MTs,SMA dan MA, ada juga beberapa panti asuhan yang di undang.

SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) adalah salah satu SMA yang diundang untuk datang. Ibu Erma mengumumkan bahwa semua siswa akan menghadiri acara tersebut.  Dimulailah kesibukan para siswi SMAN SUMSEL, hilir mudik kesana kemari yang tujuannya untuk meminjam baju, rok, ataupun jilbab sampai ke dalaman jilbab atau ninja dan ada juga yang sibuk meminjam sandal. Tak urung ributlah suasana asrama. Para siswa/siswi sangat antusias untuk mengikuti acara tersebut. Sekolah pun telah mempersiapkan 12 mobil bis untuk mengangkut para siswa/siswinya. Kebetulan SMAN SUMSEL sedang mendapat tamu, yaitu para pelajar dari HALEIBURY, Australia. Mereka adalah Cortney, Monica dan Isabella. Merekapun tertarik untuk ikut bersama siswa/siswi yang lain. Monica dan Isabella ikut  bersama anak-anak dari kelas sebelas sosial. Kami pun menikmati perjalanan dengan bernyanyi dan bercanda bersama.

Sesampainya di Griya Agung, aku dan teman-teman yang lain mulai turun dari bis, sesaat kemudian sopir bisnya mengatakan sesuatu, “dek, boleh dak kami foto samo bule-bulenyo?” kata mamang supir. Setelah salah satu dari kami menjelaskan kepada Isabella dan Monica tentang apa yang dikatakan sang supir, merekapun mau untuk di ajak berfoto, dan sebagian dari kami mulai menuju tempat acara. Ternyata sudah ada pelajar dari SMA/SMP/Mts ataupun dari MA lain yang datang terlebih dahulu. Kami pun langsung mengambil snack dan duduk di tempat yang telah di sediakan. Isabella dan Monica awalnya duduk berdampingan dengan kami, tetapi sesaat kemudian mereka pindah ke tempat yang lebih nyaman dan dingin, karena memang di tempat yang kami duduki agak terasa panas dan ribut. Sambil menunggu acara dimulai, panitia menyajikan bebrapa hiburan, salah satunya yaitu penampilan tim nasyid Qaturnadda, membawakan beberapa buah lagu.

Acara pun dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sebagai penghantar ceramah, tim dulmuluk dari salah satu sanggar seni di Palembang tampil terlebih dahulu untuk menghibur penonton, tapi sayangnya setelah penampilan tersebut berakhir, kebanyakan siswa/siswi dari sekolah lain sudah mulai beranjak pergi. Di waktu yang bersamaan acara berikutnya adalah ceramah dari salah satu ustad di Palembang, tentunya keadaan itu sangat mengganggu ustad yang akan menyampaikan ceramahnya. Sampai-sampai Ustadnya member sedikit teguran yang lumayan mengerikan, salah satunya seperti “siapa yang pulang duluan sebelum acara di tutup dengan do’a, mereka tidak akan selamat di perjalanan” kata ustad . Tapi apa mau dikata, mereka tetap saja pergi dan seolah-olah mereka tidak mendengar alias berpura-pura tidak mendengar. Bukan bermaksud ingin membanggakan atau menyombongkan siswa/siswi dari SMAN SUMSEL, tapi kenyataannya memang yang bertahan sampai acara selesai sebagian besar adalah SMAN SUMSEL dan ada juga beberapa dari anak-anak panti asuhan. Kami mendengarkan ceramah dengan seksama, ceramah yang diisi dengan beberapa lelucon dan pengalaman-pengalaman lucu sang ustad yang dapat mengundang gelak tawa para hadirin yang masih setia mendengarkan.

Di penghujung ceramah ustadnya memberikan pertanyaan yaitu, sebutkan nama-nama bulan hijriyah. Ustad meminta 1 perempuan dan 1 laki-laki untuk menjawab. Awalnya saya ingin maju, namun.. sudah keduluan dari yang lain. Alhamdulillah yang laki-lakinya dari anak SMAN SUMSEL yaitu kak Ziyadh. Tetapi sebelum menjawab pertanyaan, mereka harus meyebutkan passwordnya dulu yang berbunyi : “Tahun berganti kematianpun sudah menanti, 1434 hijriah tingkatkan taat tinggalkan maksiat OKE !”. giliran pertama diberikan kepada kak Ziyadh, dan dia mapu menjawabnya dengan sempurna, dan kak Ziyadh diberi hadiah berupa uang Rp 100.000. Tapi sayang sekali, saat perempuan tadi ingin menjawab, ia lupa dengan passwordnya, dan ustad memintanya untuk kembali karena dia tidak bisa menyebutkan passwordnya. Dan ustad pun meminta orang lain untuk maju. Ya sudah, akhirnya saya yang maju :D. sesaat ingin menjawab saya lupa kalimat awal passwordnya, padahal saya sudah menghapalkannya, tapi beberapa detik kemudian saya ingat dan saya langsung menjawab pertanyaannya. Alhamdulillah saya juga mendapat rezeki berupa uang Rp 100.000, lumayan buat bayar uang iuran di sekolah :D,,wkwk. Setelah itu acara pun ditutup dengan do’a terlebih dahulu, dan kamipun di perkenankan untuk pulang.

Sebelum pulang, saya sempat berfoto-foto dulu dengan adik-adik dari salah satu panti asuhan di Pakjo,Palembang.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Happy Islamic New Year 1434 H ..:)
hopefully we can make a lot improvement for our life, :’) amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s