Jelly Buah untuk Berbuka Puasa


Hidangan berbuka puasa selalu beragam dan bervariasi, mulai dari es, kolak, hingga puding lho. Nah, kali ini ada resep sederhana untuk berbuka puas, yaitu Jelly Buah.

 

Bahan :
– 1 bungkus jelly (disarankan rasa stroberi)
– 8 sendok makan gula pasri 9atau sesuai selera)
– 1 buah jeruk medan manis (kupas, buang isinya)
– 5 buah stroberi ( potong sedang)
– 200 ml air
– susu kental manis (bisa coklat atau putih)
– sirup stroberi atau cocopandan

 

Cara membuat :
1. Tuang jelly dan gula dalam panci kecil, beri air lalu aduk rata.
2. Masak adonan jelly dalam api kecil sambil terus aduk, biarkan hingga setengah mendidih, akan mulai terlihat buih putih.
3. Masukkan buah jeruk dan stroberi nya, aduk-aduk sebentar, jaga api agar adonan jelly tidak meluap saat mendidih.
4. Setelah mendidih, angkat adonan jelly tersebut dan dinginkan sebentar
5. Setelah 3 menit, tuangkan acid dan aduk-aduk rata (acid sudah ada dalam kemasan jelly)
6. Cetak jelly pada cetakan agar-agar
7. Setelah jelly dingin dan keras, jelly siap disajikan dengan sedikit siraman sirup dan susu diatasnya sesuai selera.

Selamat mencoba!

Iklan

Galau menguras hati


Gak banget dehh ma yang namanya galau..

Gambar

tapii gimana dongz,, lw udah gak nahan ma serangannya “galau” 😦
banyak hal yang bisa bikin galau..
– berantem ma temen
– berantem ma pacar 
– jauh dari ortu
– jauh sama ALLAH
– gak punya uang jajan
-gak bisa jalan-jaln.. Dll

tapii.. ada apa dengan akk ???

” akk galau tanpamu “
#wkwkwkkwkwkwkwkkwkwkw

Jaga Kesucian Hati


Meskipun di bulan Ramadhan, yang namanya panyakit itu bisa dateng kapan aja dan dimana saja.
meski terkadang kita juga gak mau buat penyakit atau memancing penyakit itu datang.
tapi, mau diapain lagi sihh kalau penyakit itu datangnya tanpa kita sadari.
Keimanan hati yang telah dijaga di bulan Ramadhan ini rasanya seperti hambar, habis tak berbekas, jika [penyakit itu terus-menerus di biarkan bersemayam.

Di bulan Ramadhan adalah waktunya untuk membersihkan diri, mensucikan hati dan jiwa yang selama ini mungkin sudah begitu banyak kotoran- kotoran yang tumbuh dan menggenang.
seiring dengan bulan yang penuh berkah dan ampunan. Mari kita saling mengingatkan dan menjaga kesucian hati dan pikiran dari perbuatan, ucapan, tingkah laku yang tak di senangi oleh Allah Swt.